-

Analisa BUMI: Asing Borong Rp50 Miliar, Tapi Harga Lemah
BUMI net foreign buy Rp50 M, tapi harga turun 3,31%. Divergensi menarik. Trading murni.
-

Analisa Mendalam BUMI: Saham “Murahan” yang Paling Sering Diperdagangkan Trader
TRIMARKETA.ID – JAKARTA. BUMI: saham paling likuid dengan volume 16 miliar lembar sepekan. Cocok untuk trading, bukan investasi. Analisa lengkap.
-

Analisa Saham SINI (Singaraja Putra): Kandidat Kuat Akuisisi Grup Prajogo Pangestu 2026
TRIMARKETA.ID – JAKARTA. Analisa saham SINI (Singaraja Putra): kandidat akuisisi Grup Prajogo Pangestu (CUAN). CUAN sudah genggam 27,78%, negosiasi berjalan,…
-

Kekaisaran Energi Prajogo Pangestu: Membedah Valuasi Tersembunyi BYAN, CUAN, dan DSSA di Tengah Badai MSCI
BYAN, CUAN, dan DSSA adalah tiga pilar kekaisaran energi Prajogo Pangestu. Simak analisa mendalam tentang valuasi, keterkaitan bisnis, dan prospek…
-

Misteri Jaringan Bisnis Bakrie: Membongkar Keterkaitan BUMI, ENRG, dan BRPT di Balik Badai Energi
Tiga emiten Grup Bakrie—BUMI, ENRG, dan BRPT—bergerak kompak di sektor energi. Simak analisa mendalam tentang keterkaitan bisnis, valuasi, dan prospek…
-

Ultimate Deep Dive Sektor Energi: Anatomi Siklus BYAN, AADI, ADRO, BRPT, dan TPIA di Tengah Transisi Global
Bedah tuntas 3000 kata 5 emiten energi: BYAN yang dikuasai Haji Isam, AADI dengan yield 10%, ADRO yang bertransformasi hijau,…
-

Ultimate Deep Dive BUMI & PTRO: Analisis Fundamental, Laporan Keuangan, dan Prospek Dua Raksasa Batu Bara di Tengah Krisis MSCI
Bedah tuntas 3500 kata BUMI dan PTRO: laba melesat, laporan keuangan lengkap, valuasi, katalis Kideco, rights issue, hingga strategi portofolio.…
-

Misteri Volatilitas LAJU (Jasa Berkah Maritim): Fundamental Coal Barging, Risiko, dan Peluang Nyata
LAJU menjadi salah satu saham dengan volatilitas tertinggi. Bedah tuntas 2500 kata mengenai bisnis coal barging, koneksi politik, laporan keuangan,…
-

AADI: Emiten Batu Bara dengan Yield 10% dan Aksi Buyback, Peluang atau Jebakan di Tengah Transisi Energi?
AADI (Adaro Andalan) menawarkan dividend yield hingga 10% dan aksi buyback besar. Simak analisa fundamental dan prospek emiten batu bara…
-

Haji Isam Akuisisi 30,25% Saham BYAN: Mampukah Bayan Resources Jadi Raksasa Baru?
Haji Isam resmi mengambil alih 30,25% saham Bayan Resources (BYAN). Simak analisa fundamental dan dampak akuisisi ini terhadap masa depan…
-

ADRO: Transisi Batu Bara ke Energi Hijau, Benteng di Tengah Badai MSCI
ADRO bukan sekadar tambang batu bara. Dengan transisi agresif ke energi hijau (Adaro Green) dan aluminium (Adaro Minerals), simak analisa…
-

PTBA: Raja Dividen di Tengah Badai, Analisis Fundamental dan Prospek Batu Bara 2027
PTBA turun 12% dalam badai MSCI, tapi dividend yield 8-13% membuatnya tetap menarik. Simak analisis fundamental, prospek batu bara, dan…
Search
Latest Posts
-
Adu Saham Ritel 2026: ACES vs ERAA vs MAPA, Siapa Paling Layak Dikoleksi?
Perbandingan fundamental dan prospek ACES, ERAA, dan MAPA di 2026.…
-
Analisa BRPT: Top Loser Sepekan, Tapi Asing Net Buy
BRPT anjlok ke Rp1.150 (top loser), tapi asing net buy…
-
Analisa DEWA: Asing Net Buy, Fundamental Makin Kuat
DEWA net foreign buy Rp17,95 M, margin rekor 22,3%, laba…


