Asing Net Sell Rp 84,99 Triliun Sepanjang 2026: Kapan Berbalik Beli?

JAKARTA — Aliran dana investor asing keluar dari pasar saham Indonesia terus berlanjut. Sepanjang 2026 berjalan, asing sudah mencatatkan net sell (jual bersih) sebesar Rp 84,99 triliun sampai dengan penutupan Jumat (9/10/2026). Angka ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal Indonesia.

Rincian Net Sell Asing 2026

Berdasarkan data BEI, aliran keluar dana asing terjadi hampir merata di seluruh bulan. Puncak net sell terjadi pada kuartal II dan III 2026, seiring ketidakpastian global dan kebijakan suku bunga The Fed yang masih ketat.

  • Q1 2026: Net sell Rp 18,4 triliun
  • Q2 2026: Net sell Rp 26,8 triliun
  • Q3 2026: Net sell Rp 32,2 triliun
  • Oktober 2026: Net sell Rp 7,59 triliun (sampai 9 Okt)

Yang menarik, meski secara akumulatif asing net sell, pada hari ini (12/10/2026) justru terjadi net buy Rp 128 miliar. Ini bisa menjadi sinyal awal pembalikan arah, tapi perlu dikonfirmasi beberapa hari ke depan.

Faktor Pendorong Outflow

1. Ketidakpastian Global

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, perlambatan ekonomi China, dan kekhawatiran resesi di Eropa membuat investor global cenderung risk-off. Dana mengalir ke aset safe haven seperti US Treasury dan emas.

2. Kebijakan The Fed

The Fed masih mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dari ekspektasi pasar. Ini membuat imbal hasil US Treasury 10 tahun tetap di atas 4,5%, membuat obligasi AS lebih menarik dibanding emerging market.

3. Sentimen Domestik

Isu MSCI yang masih freeze saham Indonesia, kekhawatiran terhadap kebijakan fiskal, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik turut memperkuat aksi jual asing.

Respons OJK dan SRO

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari BEI, KPEI, dan KSEI menyatakan sedang menyiapkan serangkaian kebijakan untuk menarik kembali minat investor asing. Beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan:

  • Relaksasi aturan short selling untuk meningkatkan likuiditas
  • Insentif pajak untuk investor institusi asing
  • Penyederhanaan proses listing untuk perusahaan teknologi
  • Peningkatan transparansi data emiten
  • Kerjasama dengan bursa regional untuk cross-listing

Kapan Asing Berbalik Beli?

Beberapa analis memproyeksikan asing akan mulai kembali ke pasar Indonesia pada kuartal I 2027, dengan asumsi:

  1. The Fed mulai memangkas suku bunga (ekspektasi Desember 2026)
  2. Isu MSCI freeze terselesaikan
  3. Stabilitas politik dan ekonomi domestik terjaga
  4. Valuasi saham Indonesia semakin murah (P/E IHSG di bawah 10x)

Rekomendasi: Investor lokal sebaiknya memanfaatkan momen ini untuk akumulasi saham-saham fundamental kuat, karena ketika asing kembali, harga saham-saham blue chip bisa melonjak cepat.

Related Post