Analisa Saham BPFI (Woori Finance): Laba Tumbuh 88%, Pemain Kecil Paling Agresif

TRIMARKETA.ID – JAKARTA. Di antara emiten besar, ada satu pemain kecil yang pertumbuhan labanya paling mencolok: Woori Finance Indonesia. Laba bersih sembilan bulan pertama 2026 mencapai Rp97,81 miliar, melonjak 88,79% YoY. Penyaluran pembiayaan hampir dua kali lipat.

Tabel 1: Laba Rugi Konsolidasi (9M 2026 vs 9M 2025)

Pos9M 20269M 2025Δ YoY
PendapatanRp473,74 MRp332,66 M+42,39%
Beban pokok pendapatan~Rp260 M~Rp190 M+36,8%
Laba bruto~Rp213,74 M~Rp142,66 M+49,8%
Laba usaha~Rp120 M~Rp65 M+84,6%
Laba bersihRp97,81 MRp51,81 M+88,79%
EPS (estimasi)~Rp110~Rp58+89,7%
Sumber: Katadata, IDNFinancials

Tabel 2: Neraca (30 Sep 2026 vs 31 Des 2025)

Pos30 Sep 202631 Des 2025Δ
Total Aset~Rp3,5 T~Rp2,5 T+40%
Liabilitas~Rp2,9 T~Rp2,05 T+41,14%
Ekuitas~Rp600 M~Rp450 M+33,3%
Penyaluran pembiayaanRp2,47 T~Rp1,25 T+97,41%
Pembiayaan konsumenRp253,92 M~Rp188,7 M+34,6%
Sumber: Katadata, IDNFinancials

Tabel 3: Rasio Kunci

RasioNilaiKeterangan
ROE (annualized)~21,7%Laba 9M Rp97,81 M / ekuitas ~Rp600 M
ROA (annualized)~3,7%Laba 9M / aset ~Rp3,5 T
DER~4,8xLiabilitas/ekuitas — tinggi
PER (estimasi)~10–12xPada harga Rp1.100–1.300, EPS ~Rp110
PBV (estimasi)~1,5–1,8xPada harga Rp1.100–1.300, BVPS ~Rp680
Estimasi berdasarkan data publik

Kesimpulan

BPFI adalah saham dengan pertumbuhan laba tertinggi di antara ketujuh emiten ini. Ekspansi penyaluran pembiayaan hampir 100% menunjukkan agresivitas. Tapi risiko eksekusi dan kualitas aset perlu dipantau. Cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi. Selalu lakukan riset mandiri.

Related Post