Analisa Saham MAPI (Mitra Adiperkasa): Laba Tumbuh 25%, Ritel Premium Masih Kuat

TRIMARKETA.ID – JAKARTA. Mitra Adiperkasa membuktikan bahwa segmen ritel premium masih punya daya tarik. Laba bersih sembilan bulan pertama 2026 mencapai Rp1,72 triliun, naik 25,16% YoY, dengan pendapatan Rp37,43 triliun (+24,51% YoY). Tapi analis menyarankan menunggu stabilisasi harga sebelum masuk.

Tabel 1: Laba Rugi Konsolidasi (9M 2026 vs 9M 2025)

Pos9M 20269M 2025Δ YoY
Pendapatan bersihRp37,43 TRp30,06 T+24,51%
Beban pokok pendapatan~Rp22,46 T~Rp18,04 T+24,5%
Laba bruto~Rp14,97 T~Rp12,02 T+24,5%
Laba usaha~Rp2,85 T~Rp2,28 T+25,0%
Laba bersihRp1,72 TRp1,37 T+25,16%
EPS (estimasi)~Rp104~Rp83+25,3%
Sumber: Katadata, IDNFinancials

Tabel 2: Neraca (30 Sep 2026 vs 31 Des 2025)

Pos30 Sep 202631 Des 2025Δ
Total Aset~Rp28 T~Rp25 T+12%
Liabilitas~Rp14 T~Rp12 T+16,7%
Ekuitas~Rp14 T~Rp13 T+7,7%
Kas & setara kas~Rp4 T~Rp3,5 T+14,3%
Persediaan~Rp8 T~Rp7 T+14,3%
Estimasi dari struktur laporan MAPI

Tabel 3: Rasio Kunci

RasioNilaiKeterangan
ROE (annualized)~16,4%Laba 9M Rp1,72 T / ekuitas ~Rp14 T
ROA (annualized)~8,2%Laba 9M / aset ~Rp28 T
DER~1,0xLiabilitas/ekuitas — moderat
PER (estimasi)~15–17xPada harga Rp1.600–1.800, EPS ~Rp104
PBV (estimasi)~2,7–3,0xPada harga Rp1.600–1.800, BVPS ~Rp600
Estimasi berdasarkan data publik

Kesimpulan

MAPI adalah saham ritel dengan pertumbuhan laba dua digit dan margin stabil. Diversifikasi brand menjadi kekuatan. Tapi tunggu momentum teknikal yang lebih jelas sebelum masuk, sesuai saran analis.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi. Selalu lakukan riset mandiri.

Related Post