Analisa Saham ANTM (Aneka Tambang): Laba Melonjak 46%, Emas Jadi Raja

TRIMARKETA.ID – JAKARTA. Antam membuktikan bahwa di tengah ketidakpastian global, emas masih menjadi aset pelindung nilai yang paling dicari. Laba bersih sembilan bulan pertama 2026 mencapai Rp9,66 triliun, melonjak 46% YoY. Tapi ada catatan penting: kinerja kuartal III melemah secara kuartalan, dan target penjualan emas tahun ini justru diturunkan.

Tabel 1: Laba Rugi Konsolidasi (9M 2026 vs 9M 2025)

Pos9M 20269M 2025Δ YoY
Penjualan bersihRp88,48 TRp72,03 T+23%
Beban pokok penjualan~Rp72,92 T~Rp61,05 T+19,4%
Laba kotorRp15,56 TRp10,98 T+42%
Laba usahaRp12,05 TRp7,89 T+53%
EBITDARp13,48 TRp9,33 T+45%
Laba bersihRp9,66 TRp6,61 T+46%
EPS dasarRp367,78Rp248,62+48%
Sumber: CNBC Indonesia, Bisnis.com

Membaca angka: Laba kotor tumbuh 42%, lebih cepat dari penjualan (23%) — artinya margin membaik. Laba usaha tumbuh 53%, lebih cepat dari laba kotor — artinya efisiensi operasional juga baik. Ini adalah kombinasi yang sehat.

Tabel 2: Kontribusi Segmen (9M 2026)

SegmenNilaiPorsiΔ YoY
EmasRp68,41 T77%+17%
Nikel (feronikel + bijih)Rp16,98 T19%+52%
Bauksit & AluminaRp2,64 T~3%+35%
Domestik (total)Rp83,86 T95%+21%
Ekspor~Rp4,62 T~5%—
Sumber: CNBC Indonesia

Insight segmen: Emas menyumbang 77% pendapatan — ini adalah konsentrasi risiko sekaligus kekuatan. Selama harga emas global tinggi, ANTM menikmati hasilnya. Tapi jika harga emas turun, pendapatan bisa tertekan tajam.

Tabel 3: Volume Operasional & Realisasi Harga

KomoditasProduksiPenjualanRealisasi Harga
Emas634 kg25.217 kg~Rp2,71 juta/kg
Bijih Nikel12,16 juta wmt10,73 juta wmt~US$69/wmt (turun 13% QoQ)
Feronikel11.638 TNi13.971 TNi (+71% YoY)—
Sumber: Bisnis.com

Catatan penting: Volume penjualan emas 25.217 kg terlihat besar, tapi produksi hanya 634 kg. Artinya, sebagian besar penjualan berasal dari stok atau pembelian dari pihak lain (trading). ANTM bukan hanya penambang, tapi juga trader emas.

Tabel 4: Kinerja Kuartalan (Q3 2026 vs Q2 2026)

PosQ3 2026Q2 2026Δ QoQ
PenjualanRp25,77 TRp33,38 T-22,8%
Laba bersihRp2,45 TRp2,98 T-17,9%
Volume emasturun 26%——
Harga nikelUS$69/wmt~US$79/wmt-13%
Sumber: CNBC Indonesia

Peringatan: Meski secara tahunan impresif, kinerja kuartalan melemah tajam. Penjualan turun 22,8% QoQ, laba turun 17,9% QoQ. Penyebabnya: volume emas turun 26% dan harga nikel turun 13%.

Target Harga dan Valuasi

SekuritasTargetMetodeUpside*
BRI DanareksaRp4.400PER 10,9x (estimasi laba 2027)~59%
Samuel SekuritasRp4.000DCF~44%
*Dari harga Rp2.770 saat riset

Kesimpulan

ANTM adalah saham komoditas dengan katalis emas yang kuat. Laba tahunan melonjak 46%, tapi momentum kuartalan melemah dan target penjualan emas diturunkan. Cocok untuk investor yang percaya pada harga emas jangka panjang dan toleran terhadap volatilitas kuartalan.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif, bukan rekomendasi investasi. Selalu lakukan riset mandiri.

Related Post